Arsip data pada bulan Maret, 2009

 

Tasawwuf dalam Pandangan Imam Gazhali

Pro dan kontra dalam memahami pemikiran seseorang itu sudah menjadi Sunntullah, karena setiap manusia mempunyai latar belakang pendidikan, lingkungan, kebiasaan, pengalaman, kemampuan jasmani atau otak dll yang berbeda-beda, walaupun ada yang sama, sehingga wajar sekali ada perbedaan dan kesamaan pemahaman setiap mereka. Tidak ada gading yang tak retak. Artinya,  tidak ada manusia yang sempurna. Setiap manusia punya kelebihan dan punya kekurangan. Begitu juga Imam Gazhali. Beliau punya kelebihan dan kekurangan. Banyak yang pro dengan beliau, tapi juga banyak yang kontra. Musthafa (2004:220) menyebutkan dan mengatakan yang pro dan kontra dengan beliau adalah:
“Yang pro antara lain: Ibnu al-’Ibri dan Raymond Martin banyak mengambil pikiran-pikiran al-Gazhali untuk menguatkan pendirian-pendirianya. Demikian pula Pascal (Perancis,1623-1662) dan filosof-filosof barat lainnya, yang banyak persamaan dengan al-Gazhali dalam pendiriannya, bahwa keyakinan beragama tidak bisa diperoleh dari akal pikiran semata, melainkan harus pula berdasarkan hati dan rasa.

Download artikel lengkap: Tasawwuf dalam Pandangan Imam Gazhali

Ditulis pada 31 Maret 2009 - kategori Karya Alumni - dengan 0 komentar - dibaca 550 kali

 

Bangkit Bersama Pemimpin Idaman

Oleh: Krisman Ariyandi

Setiap manusia adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggung jawabannya di hadapan Allah. Minimal manusia menjadi pemimpin bagi dirinya. Setelah mati, ia akan ditanyai apa yang telah dilakukan terhadap hidupnya oleh Allah. Hal ini—disadari atau tidak—menjadi bagian dari diri manusia. (Tasmara, 2006:viii).

Kepemimpinan adalah suatu hasil interaksi antar individu dalam suatu kelompok, bukan daripada status atau posisi individu-individu tersebut. (Soemanto dan Soetopo, 1982:29).
Sedangkan memimpin berarti memberikan bentuk dan memberikan teladan, merangsang dan mengambil prakarsa, bertindak dan memiliki kesadaran tentang tanggung jawab terhadap kelompok, bertindak secara aktif dalam  hubungan antara kelompok dan anggota-anggotanya sehingga dengan demikian kelompok tersebut dijadikan kenyataan yang hidup. (Winardi, 2004:336).

Kepemimpinan merupakan salah satu upaya terbentuknya manajemen yang amat penting dalam kehidupan kita baik kehidupan berorganisasi maupun bermasyarakat. Suatu organisasi atau masyarakat yang tidak terdapat sebuah kepemimpinan di dalamnya, maka hancurlah organisasi maupun masyarakat tersebut.

[lengkapnya...]

Ditulis pada 31 Maret 2009 - kategori Karya Mahasiswa - dengan 2 komentar - dibaca 529 kali

 

Apatisme Pemerintah Terhadap Lembaga Pendidikan Pesantren

Oleh: Husni Umar*

Cita-cita luhur para pendiri bangsa untuk melepaskan diri dari segala bentuk penjajahan ternyata jauh dari harapan. Baik dari bidang politik, ekonomi maupun bidang pendidikan.  Hampir di semua lini kehidupan ini tidak mengalami perubahan yang signifikan. Yang ada hanyalah bangsa ini sudah lepas dari kolonialisme bangsa Belanda, Jepang, dan Portugal. Artinya, secara fisik kita sudah merdeka, namun secara mental kita masih dalam kendali bangsa lain. Salah satunya adalah di bidang pendidikan.

Amanat pendidikan yang sudah ditetapkan dalam pembukaan UUD ‘45, alinea IV, sejak bangsa ini menyatakan kemerdekaannya, yakni “mencerdaskan kehidupan bangsa” adalah sebagai landasan bahwa bangsa ini harus lepas dari kebodohan dan kejumudan .Hal ini juga menunjukkan bahwa para pendiri bangsa ini sudah paham betul bahwa pendidikan merupakan salah satu aspek yang sangat penting dalam membangun sebuah bangsa. Peradaban dan identitas suatu bangsa dikenal karena kemajuan di bidang pendidikannya. Begitu juga sebaliknya, kerusakan suatu bangsa disebabkan oleh rendahnya tingkat pendidikan masyarakat. [lengkapnya...]

Ditulis pada 31 Maret 2009 - kategori Karya Mahasiswa - dengan 1 komentar - dibaca 1.353 kali

 

Page 1 of 11

 

© 2009 :: IDIA Prenduan powered by WordPress :: university theme by anwardani