Integrasi Al-Hadist dan Al-Qur’an

Ditulis pada 2 April 2010 - kategori Karya Alumni, Karya Dosen, Karya Ilmiah - 0 Komentar - dibaca 149 kali

Hermanto Kholil, S.Pd.IPENDAHULUAN

Sumber ajaran Islam adalah asal atau tempat ajaran Islam itu diambil sebagai sumber mengindikasikan makna bahwa ajaran Islam berasal dari sesuatu yang dapat digali dan dipergunakan untuk kepentingan operasionalisasi ajaran Islam dan pengembangannya sesuai dengan kebutuhan dan tangtangan yang dihadapi ummat Islam. Setipa prilaku dan tindakan ummat Islam baik secara individu maupun kelompok harus dilakukan berdasarkan sumber tersebut. Oleh karena itu sumber ajaran Islam berfungsi sebagai dasar pokok ajaran Islam. Sebagai dasar, maka sumber itu menjadi landasan semua prilaku dan tindakan ummat Islam sekaligus sebagai referensi tempat orientasi dan komunitas dan tolak ukur.

Sebagian besar ummat Islam sepakat menetapkan sumber ajaran Islam itu adalah Al-qur’an, Al-Sunnah dan Ijtihad. Kesepakatan itu tidak semata didasarkan kemauan bersama tapi kepada dasar-dasar normatif yang berasal dari Al-qur’an dan Al-sunnah sendiri. Maka, sangat dianggap perlu untuk menjaga kesinambungan wahyu dan detail-detail fenomena sejarah Nabi, sebagai sumber ajaran agama kita (Islam).
Donwload Artikel Lengkap: Intergrasi Al-Qur’an dan Hadist

Bookmark artikel ini pada :

Tinggalkan pesan Anda

© 2009 :: IDIA Prenduan powered by WordPress :: university theme by anwardani