Sebelum Hilang Sudah Berganti
Ditulis pada 13 April 2010 - kategori Berita Kampus, Karya Mahasiswa -
0 Komentar - dibaca
79 kali

Bila
Ismail Marzuki mengatakan dalam potongan lagu Kebangsaan Nasional “
Gugur Satu Tumbuh Seribu..“demikian dinyatakan kesedihan yang menyayat jiwa ditinggal sang pahlawan bangsa. begitu pula judul lagu yang digubah oleh Group Band
Power Slaves (PS) “
pergi satu datang lagi yang baru“. Dan sekarang hal yang demikian itu tengah dirasakan oleh Kampus IDIA Prenduan. Melihat Struktur IDIA sebentar lagi akan berubah, pasalnya KH. Abushiri Sholehuddin beberapa minggu lagi akan meninggalkan IDIA dan hijrah ke NTB untuk menugurus sebuah pondok di sana. Posisi beliau di BAAK akan digantikan oleh ustadz Suhaimi. Sebelum BAAK lama meninggalkan jabatannya, pihak IDIA telah menunjuk penggantinya, ”sebelum patah sudah tumbuh kembali”. Pria energik ini mengaku siap memberikan yang terbaik buat IDIA. Meski belum berpengalaman di bidang BAAK, beliau mengatakan siap untuk belajar dan akan lebih baik lagi dari BAAK sebelumnya.
Pada rapat malam kamisan lalu (7/4/2010) pengganti BAAK baru ini sudah menghadiri rapat. Meski belum secara resmi menjabat di BAAK, namun pihak IDIA telah menyuruh beliau untuk berperan aktif sebagai proses kaderisasi. Para asatidz yakin, beliau akan mampu memberikan yang terbaik buat IDIA.
Harapan IDIA semoga jabatan yang akan ditinggalkan oleh KH. Abushiri ini mampu dijalankan dengan baik oleh ustazd Suhaimi. Sekrektaris IDIA, Ustadz Ismail Setiawan mengatakan bahwa beliau mampu menjadi penggati BAAK sebelumnya dan siap menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.
Banyak hal yang harus diselesaikan beliau sebagai BAAK baru, mulai dari pengurusan ijazah, penerimaan mahasiswa baru dan penertiban administrasi. Memang Ustadz Suhami belum menyampaikan visi-misinya. Namun isnyaAllah beliau akan memberikan yang terbaik (sm).
Bookmark artikel ini pada :