Bahasa merupakan mahkota bagi sebuah pondok (al-lughah tâjun lima’had). Sebagai mahkota, tentu harus dijaga dan dipelihara dengan baik. Begitulah Al-Amien Prenduan memandang bahasa. Untuk terus menjaga dan memelihara mahkotanya ini, Al-Amien Prenduan mengadakan program usbû’u al-l lughah. Di antara tujuan program ini adalah untuk mengingatkan dan memotivasi semua elemen pondok dalam berbahasa, Arab, begitulah kata pimpinan pondok KH. Moh. Idris Jauhari dalam sambutannya ketika membuka acara ini (18/4/2010). Syaikh Abdurrahman al-Mishry juga menyampaikan ketika memberikan motivasi kepada para asatidz dan ustadzah akan pentingnya bahasa Arab dan keutamaannya. Di antara keutamaannya, di samping ia sebagai bahasa al-Qur’an dan Hadits, bahasa Arab juga mempunyai multi makna. Hal ini tidak dimiliki bahasa lain. Satu kata bahasa Arab bisa mempunyai banyak arti, lanjut Syaikh.
Acara usbû’ul al-lughah li al-asâtidzah wa al-ustâdzât ini diikuti oleh semua lembaga yang ada di Al-Amien. TMI, Tahfidz, IDIA, Putri I dan Ponteg. Salah satu rentetan acara ini adalah al-daurah al-tadrîbiyyah untuk menyiapkan para penggerak bahasa Arab. Peserta juga terdiri dari semua lembaga yang ada.
IDIA Prenduan sebagai lembaga tertinggi antusias dengan acara ini. Pihak IDIA mengirimkan 20 mahasiswa terbaiknya, 10 mahasiswa dan 10 mahasiswi yang nantinya diharapkan akan menjadi penggerak bahasa arab dan tauladan bagi mahasiswa-mahasiswi yang lainnya.
Semoga dengan 20 mahasiswa tersebut kemampuan berbahasa arab di IDIA, khususnya di kalangan mahasiswa menjadi lebih baik, bukan hanya dalam berbicara tetapi juga dalam menulis.