Arsip data pada bulan Juli, 2010

 

ALOKASI PEMASUKAN KEUANGAN PER-MINGGU

Info Tata Usaha IDIA Prenduan tahun akademik 2010-2010 sebagai berikut:

Ditulis pada 16 Juli 2010 - kategori Info TU - dengan 0 komentar - dibaca 34 kali

 

Sambutan Rektor dalam Pelaksanaan UAS 2010

Pendidikan dan pembinaan yang dilaksanakan di IDIA Prenduan tidak hanya berlangsung di runang kuliah, karena yang terpenting dalam dunia pendidikan adalah pembinaan mental yang harus tertanam dalam setiap jiwa mahasiswa. Perbuatan baik melambangkan kesucian serta kebersihan jiwa orang tersebut, karena setiap tingkah laku yang mulia adalah lahir dari kesucian setiap jiwa. Salah satu bentuk pembinaan ruhani yakni sebuah nasehat yang disampaikan oleh bapak rektor IDIA Prenduan dalam upacara pembukaan Ujian Akhir Semester, yang dilaksanakan di depan Warnet selatan gedung rektorat, bahwa segenap mahasiswa dan mahasiswi IDIA Prenduan harus menanamkan nilai-nilai kedisiplinan dimanapun dan kapanpun berada. Terlebih beliau menekankan bahwa terhadap diri kita sendiripun kita harus berdisiplin, karena jasmani yang sehat adalah milik mereka yang pandai berdisiplin dalam segala hal, mulai dari mengatur pola makan, tidur dan sebagainya.

Kesadaran dalam membina mental yang sehat sangat diperlukan bagi setiap jiwa, karena setiap yang kita lakukan dampaknya akan kembali kepada diri kita masing-masing. Dalam hal ini bapak rektor mengutip sebuah ayant dalam al-qur’an yang artinya. “jika engakau berbuat baik maka demikian itu adalah untuk diri kalian sendiri, begitupun kejahatan dan keburukan yang kalian perbuat akan kembali pada diri kalian sendiri”, artinya kesadaran dalam berlaku baik dan jujur harus disadari oleh setiap individu karena keuntungannya akan diterima bagi diri yang berbuat.

Ditulis pada 14 Juli 2010 - kategori Berita Kampus - dengan 0 komentar - dibaca 59 kali

 

MODEL-MODEL PEMBELAJARAN

Pendidikan pada hakekatnya adalah pemberian bantuan kepada orang lain secara sadar dan terencana untuk mewujudkan dan mengaktifkan potensi orang lain, agar yang bersangkutan memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara (Musaheri, 2005:20). Artikel lengkap Model-pambelajaran-langsung

Oleh: Admin

Ditulis pada 6 Juli 2010 - kategori Karya Alumni - dengan 0 komentar - dibaca 36 kali

 

PEMIKIRAN PEMBARUAN PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA

Membincangkan pendidikan berarti membincangkan masalah diri manusia sendiri sebagai makhluk Tuhan yang dipersiapkan untuk menjadi khalifah-Nya di muka bumi dalam kerangka mengabdi kepada-Nya. Pendidikan Islam dikaitkan dengan konsepsi kejadian manusia yang dari sejak awal kejadiannya sebagai makhluk Tuhan yang paling sempurna yang dibekali potensi hidayah akal dan ilmu, maka itu merupakan proses panjang yang tidak berkesudahan sehingga siap untuk memikul amanat Tuhan dan tanggung jawab, sepanjang dunia masih ada. Oleh sebab itu problematika pendidikan Islam yang muncul selalu complicate serumit persoalan manusia itu sendiri. Problem pendidikan Islam mulai pengertian pendidikan, tujuan, materi dan strategi pendidikan-pengajarannya hingga lembaga penyelenggara pendidikan Islam, yang muncul dari masa ke masa, dikaji dan dicari jawabannya selalu berkembang dan melahirkan pemikiran-penting seiring dengan perkembangan zaman, peradaban dan produk-produknya, khususnya hasil ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat berpengaruh bagi eksistensi dan peran pendidikan Islam di masyarakatnya. Artikel lengkap Pembaharuan-pendidikan

Oleh : Hermanto Kholil, S.Pd.I.

Ditulis pada 6 Juli 2010 - kategori Karya Alumni - dengan 0 komentar - dibaca 84 kali

 

PERSPEKTIF PENGAYAAN PENDEKATAN PENDIDIKAN LUAR BIASA TERHADAP SEKOLAH INKLUSIF DAN PENGEMBANGAN KURIKULUMNYA

Pendidikan inklusi adalah termasuk hal yang baru di Indonesia umumnya. Ada beberapa pengertian mengenai pendidikan inklusi, diantaranya adalah pendidikan inklusi merupakan sebuah pendekatan yang berusaha mentransformasi sistem pendidikan dengan meniadakan hambatan-hambatan yang dapat menghalangi setiap siswa untuk berpartisipasi penuh dalam pendidikan. Hambatan yang ada bisa terkait dengan masalah etnik, gender, status sosial, kemiskinan dan lain-lain. Dengan kata lain pendidikan inklusi adalah pelayanan pendidikan anak berkebutuhan khusus yang dididik bersama-sama anak lainnya (normal) untuk mengoptimalkan potensi yang dimilikinya. Salah satu kelompok yang paling tereksklusi dalam memperoleh pendidikan adalah siswa penyandang cacat. Tapi ini bukanlah kelompok yang homogen. Sekolah dan layanan pendidikan lainnya harus fleksibel dan akomodatif untuk memenuhi keberagaman kebutuhan siswa. Mereka juga diharapkan dapat mencari anak-anak yang belum mendapatkan pendidikan. Makalah lengkap

Oleh : Hermanto Kholil, S.Pd.I.

Ditulis pada 6 Juli 2010 - kategori Karya Alumni - dengan 0 komentar - dibaca 63 kali

 

Page 1 of 212»

 

© 2009 :: IDIA Prenduan powered by WordPress :: university theme by anwardani